14 Mar 2010

ternyata

ku tak pernah menatap bola matamu (yang belo')
apalagi menyentuh kulitmu yang (katanya) putih berbercak coklat itu

hanya melihat dari jauh
hanya mendengar

begitu sempurna
begitu lengkap
begitu tinggi
rasanya aku tak bisa menyamai
hampir...

ternyata
tak lebih sedikit pun kecuali kelemahanmu
tak se mencengangkannya dirimu pada nyatanya
aku tahu apa yang ada di balik kata-katamu yang menggebu tentang hidupmu

ternyata
kau rapuh...

2 comment:

Choiri Setyawan mengatakan...

rapuh...
tak selalu seperti itu :)

Me mengatakan...

hehe, lha emang penampakannya begitu, masa aku lebai-lebaikan. enak di sono, eneg di guwa dong... ;)

Posting Komentar